Jakarta – INDOSUARANEWS , Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia resmi menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Sebagai bentuk tindak lanjut, MPR RI juga menonaktifkan seluruh dewan juri dan pembawa acara (MC) yang terlibat dalam kegiatan tersebut.Permintaan maaf itu disampaikan melalui akun Instagram resmi MPR RI pada Selasa (12/5/2026).
Dalam pernyataannya, MPR mengakui adanya kelalaian dari pihak dewan juri yang memicu kontroversi di tengah masyarakat.Polemik bermula dari video yang viral di media sosial pada Senin (11/5).
Video tersebut memperlihatkan adanya perbedaan penilaian terhadap jawaban yang dinilai serupa dari dua kelompok peserta berbeda pada babak final lomba yang digelar Sabtu (9/5).
Dalam tayangan itu, Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan nilai minus lima saat menjawab pertanyaan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sementara Grup B dari SMAN 1 Sambas justru memperoleh nilai 10 untuk jawaban yang dianggap serupa oleh publik.Perbedaan penilaian tersebut memicu protes dari peserta Grup C. Namun, dewan juri beralasan jawaban kelompok tersebut tidak menyebutkan unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara eksplisit.
Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman mengakui adanya unsur kelalaian dalam pelaksanaan lomba, termasuk persoalan teknis tata suara hingga mekanisme banding peserta.“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri.
Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” ujarnya, Senin (11/5).Sementara itu, Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menyebut pihaknya kini tengah melakukan penelusuran internal terkait mekanisme penilaian jawaban peserta.Ia menegaskan MPR RI menghormati setiap kritik dan masukan dari masyarakat demi perbaikan pelaksanaan kegiatan ke depan.
“MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaannya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel,” demikian pernyataan resmi MPR RI.
MPR RI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah, serta masyarakat yang selama ini mendukung pendidikan kebangsaan melalui LCC Empat Pilar. Lembaga tersebut menegaskan bahwa menjaga kepercayaan publik menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.
Editor : Bayu NR || Sumber : Antara/Detik











