Tulungagung – INDOSUARANEWS, Jajaran Polsek Boyolangu Polres Tulungagung menerima laporan penemuan seorang pria meninggal dunia yang diduga akibat gantung diri di lereng bukit wilayah Desa Pucung Kidul, Boyolangu, Tulungagung, Rabu (18/03/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban diketahui seorang laki-laki berinisial B (69), warga Desa Ngranti, Boyolangu, Tulungagung.Kapolsek Boyolangu AKP Retno Pujiarsih menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang melintas di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.
“Saat melintas di lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi tergantung di pohon srikaya dengan tali tambang melilit di leher. Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan perangkat desa, kemudian diteruskan ke Polsek Boyolangu,” jelas AKP Retno Pujiarsih.
Berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dikenakan, pihak keluarga meyakini bahwa korban merupakan anggota keluarganya yang sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak 8 Maret 2026.Dari hasil olah tempat kejadian perkara
(TKP) dan pemeriksaan luar oleh tim Inafis Polres Tulungagung bersama petugas medis dari RSUD Dr. Iskak Tulungagung, ditemukan adanya luka pada leher akibat jeratan tali yang menyebabkan korban mengalami kesulitan bernapas hingga meninggal dunia.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat kondisi psikologis yang kurang stabil dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama jika ada anggota keluarga atau warga yang membutuhkan perhatian khusus,” pungkas Kapolsek.Peristiwa tersebut kini telah ditangani dan dinyatakan sebagai kejadian non kriminal. (Red/Ko )
Editor : Bayu NR











