Trenggalek – INDOSUARANEWS , 10 Maret 2026 Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang tinggal menghitung hari, Polres Trenggalek telah mempersiapkan diri untuk menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat yang signifikan, baik dari sisi keamanan maupun ketertiban.
Sebagai langkah awal, Polres Trenggalek menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan melibatkan berbagai pihak eksternal lintas instansi di wilayah setempat. Rapat yang berlangsung pada Selasa (10/3) bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mendapatkan masukan terkait potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama perayaan Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., memaparkan peta kerawanan serta potensi puncak arus mudik yang diperkirakan akan terjadi pada tanggal 13 dan 17 Maret 2026, serta puncak arus balik pada tanggal 24 dan 29 Maret 2026.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Trenggalek akan menggelar Operasi Ketupat Semeru pada 13 hingga 25 Maret 2026 sebagai bentuk pengamanan Lebaran tahun 2026.
“Operasi Ketupat Semeru 2026 akan dimulai dengan Apel Gelar Pasukan Bersama. Ini adalah operasi kemanusiaan yang bertujuan untuk mengamankan lalu lintas, menekan tingkat kriminalitas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik maupun bagi barang dan orang yang melintasi wilayah Trenggalek,” ujar AKBP Ridwan Maliki.
Kapolres juga mengingatkan beberapa hal penting yang harus mendapat perhatian selama persiapan mudik Lebaran, antara lain kepadatan arus lalu lintas, lonjakan kunjungan wisata, potensi bencana alam hidrometeorologi, serta ancaman balon udara dan petasan.
“Saya instruksikan kepada Kapolsek jajaran agar melakukan penyisiran dan antisipasi di wilayah masing-masing,” tegasnya.Bupati Trenggalek, Mohammad Nur Arifin, SE, M.P.SDM., yang turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan arahan kepada jajaran OPD untuk turun tangan membantu kelancaran pengamanan.
Salah satu langkah yang diambil adalah perbaikan jalan-jalan utama untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.“Kami juga fokus pada perbaikan infrastruktur jalan agar arus mudik dapat berjalan lebih lancar dan aman.
Hasil rakor hari ini akan diimplementasikan sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak agar mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” ujar Bupati Arifin.
Rakor ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Pejabat Utama Polres Trenggalek, Kapolsek jajaran, Pasi Ops Kodim 0806, Subdenpom TNI, Kepala Terminal Surodakan, Basarnas, BPBD, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait seperti Senkom, Orari, PMI, dan PPK 23 Jatim.
Dengan persiapan matang dan sinergi antar instansi, Polres Trenggalek berharap perayaan Idul Fitri di Kabupaten Trenggalek bisa berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Editor : Bayu NR | Sumber Polres Trenggalek











