Tulungagung – Indosuaranews.my.id ,Peristiwa tragis terjadi di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, pada Rabu (21/1/2026) pukul 11.10 WIB, ketika sebuah mobil Elf berwarna hijau menabrak dump truck dari arah berlawanan, yang diduga disebabkan oleh kehilangan kendali dari pengemudi mobil Elf.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Elf dengan nomor polisi AG 7052 E dan dump truck Hino dengan nomor polisi AG 8250 YK.
“Identitas pengemudi Elf adalah MK, sementara sopir dump truck adalah Agung Prasetya (41) yang berasal dari Dusun Sidorejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar,” jelas AKP Taufik.
Menurut keterangan yang diperoleh dari hasil olah TKP dan saksi, kecelakaan berawal saat kendaraan Elf melaju dari arah barat menuju timur. Sementara itu, dump truck yang melaju dari arah berlawanan tiba-tiba berpapasan dengan Elf yang dikendalikan oleh pengemudi yang diduga kehilangan kendali karena kecepatan tinggi.
“Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi mobil Elf tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan, tepat di hadapan dump truck yang melaju dengan kecepatan tinggi,” terang Kasatlantas.
Akibatnya, benturan keras tak terhindarkan, dengan mobil Elf terguling dan menabrak bagian depan dump truck. Kecelakaan ini mengakibatkan 8 orang terluka, terdiri dari satu pengemudi dan tujuh penumpang mobil Elf.”Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Dr. Iskak Tulungagung,” tambah AKP Taufik.
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung telah melakukan olah TKP, mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti, serta memintai keterangan dari pengemudi dump truck dan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.
Sebagai upaya untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi batas kecepatan yang telah ditentukan.
“Jangan memaksakan diri mengambil jalur lawan jika pandangan tidak jelas atau kendaraan tidak stabil. Kurangi kecepatan saat berpapasan dengan kendaraan lain untuk meminimalisir fatalitas kecelakaan,” tutup AKP Taufik. (Red/Ko)











