TULUNGAGUNG, INDOSUARANEWS – Di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sabtu (10/01/2026), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), menyalurkan bantuan 200 unit becak listrik kepada pengemudi becak lanjut usia di Kabupaten Tulungagung.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, serta pejabat setempat dan sejumlah camat se-Kabupaten Tulungagung.Bantuan becak listrik ini adalah bagian dari program nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan para pembecak lansia.
Setelah penyerahan simbolis, acara dilanjutkan dengan konvoi becak listrik yang diikuti oleh Forkopimda, kepala OPD, serta camat, yang mengelilingi sejumlah ruas jalan di kota Tulungagung. Konvoi ini menandakan dimulainya penggunaan becak listrik oleh penerima bantuan, yang akan meringankan pekerjaan mereka dan meningkatkan kesejahteraan.
Nanik Sudaryati Deyang mengungkapkan bahwa selain di Tulungagung, distribusi becak listrik juga akan dilanjutkan ke berbagai daerah lain di Jawa Timur, termasuk Trenggalek, Malang, Surabaya, dan Lumajang. Presiden Prabowo juga telah memesan tambahan 70.000 unit becak listrik yang akan diproduksi secara bertahap hingga tahun 2028.
Program ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan kegembiraan kepada pembecak lansia yang sebagian besar seumur hidupnya tidak memiliki aset becak.
“Presiden melihat bahwa banyak pembecak lansia yang selama ini tidak memiliki becak sendiri dan kebanyakan harus menyewa. Melalui bantuan becak listrik ini, kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk bekerja lebih mudah, aman, dan bermartabat di usia senja,” ujar Nanik.
Becak listrik yang diberikan memiliki nilai sekitar Rp22 juta per unit dan seluruhnya disalurkan gratis tanpa biaya apa pun. Program ini juga menekankan bahwa becak listrik tersebut tidak boleh diperjualbelikan. Nanik juga mengungkapkan bahwa hingga akhir 2026, total becak listrik yang telah didistribusikan diperkirakan mencapai 30.000 unit.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap masyarakat kecil, terutama para pembecak lansia. Ia menambahkan bahwa para penerima bantuan adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun dan termasuk dalam kelompok masyarakat dengan kesejahteraan rendah.
Bupati berharap agar program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pembecak lansia di Tulungagung yang belum mendapatkan bantuan.”Dengan bantuan becak listrik ini, para pengemudi becak yang sudah sepuh bisa tetap bekerja dengan lebih ringan, aman, dan tetap produktif,” kata Bupati Gatut.
Bupati juga mengingatkan agar bantuan ini tidak disalahgunakan dan memastikan bahwa pendampingan akan terus dilakukan untuk memastikan program berjalan efektif. Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga membuka peluang bagi penerima bantuan lain yang belum terdata untuk mendapatkan becak listrik melalui surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan.
Program bantuan becak listrik ini menjadi simbol komitmen Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya pembecak lansia, yang selama ini telah mengabdi dengan penuh dedikasi meski dalam kondisi fisik yang menua. ( Fadillah )
Editor : Bayu NR











