Kediri– INDOSUARANEWS , Antusiasme masyarakat untuk menggunakan rute penerbangan Jakarta-Kediri diprediksi akan sangat tinggi menjelang mudik Lebaran tahun 2026.
Data yang dihimpun oleh Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Dhoho Kediri menunjukkan bahwa okupansi penerbangan menuju Kediri hampir mencapai 100 persen, dengan keterisian tiket untuk libur Idul Fitri sudah menyentuh angka sekitar 80 persen untuk semua penerbangan.
Rahmat Yoni Saputra, General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Dhoho Kediri, mengungkapkan bahwa meski terdapat penambahan jadwal penerbangan sejak pembukaan kembali bandara pada November 2025, animo masyarakat untuk penerbangan harian masih relatif rendah.
“Animo penumpang untuk penerbangan harian belum sebaik penerbangan saat libur Lebaran dan Nyepi,” ujar Rahmat.Bandara Internasional Dhoho Kediri kembali melayani rute Jakarta-Kediri setelah sempat vakum akibat masalah teknis.
Rute ini kini dilayani oleh maskapai Super Air Jet dengan jadwal penerbangan tiga kali seminggu, yaitu pada Senin, Rabu, dan Jumat. Mulai 8 Maret 2026, jadwal penerbangan ditambah menjadi empat kali seminggu, termasuk pada hari Minggu.Meski demikian, pihak bandara belum berencana menambah jadwal penerbangan ekstra untuk musim mudik Lebaran kali ini, meskipun tingkat permintaan tinggi.
“Untuk penambahan jadwal ekstra atau rute baru belum ada rencana saat ini. Kami akan tetap mengacu pada jadwal yang sudah ada,” tambah Rahmat.Namun, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Bandara Dhoho Kediri akan membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 yang dimulai pada H-7 hingga H+10 Lebaran.
Posko ini akan memberikan pelayanan tambahan dan kemudahan bagi penumpang, meski rincian lebih lanjut masih menunggu instruksi dari kantor pusat.Dengan peningkatan animo ini, Bandara Dhoho Kediri diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran tahun 2026.
Editor : Bayu NR











