PONOROGO – INDOSUARANEWS ,Badan Gizi Nasional (BGN) telah memutuskan untuk menutup operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono 01 yang berada di kawasan Eks-Pasar Lanang.
Keputusan ini diambil setelah BGN melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terletak di bawah kandang burung walet.BGN memberikan waktu tiga bulan kepada pemilik atau mitra SPPG untuk memindahkan lokasi SPPG ke tempat yang lebih layak.
Keputusan ini disampaikan oleh Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, dalam rapat terbatas yang melibatkan jajaran BGN, Satgas MBG Kabupaten Ponorogo, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Plt Sekda Agus Sugiharto, dan Kepala Dinas Kesehatan Dyah Ayu Puspitaningarti, pada Senin (09/02/2026).
Luhur Apidianto, Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Ponorogo, mengungkapkan bahwa pemindahan SPPG akan dipantau oleh Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN. Jika dalam waktu tiga bulan pemindahan tidak dilakukan, BGN akan mencabut izin operasional SPPG yang dikelola oleh Novieta.
Selama proses pemindahan, distribusi MBG untuk empat sekolah tetap berjalan dengan pengawasan ketat. Satgas MBG Kabupaten Ponorogo akan terus mengawasi hingga lokasi baru selesai dibangun.
Keputusan penutupan ini berawal dari sidak yang dilakukan oleh Wakil Ketua BGN, Nanik S Deyang, yang menemukan dapur MBG di bawah kandang burung walet dan dekat dengan kandang ayam. Setelah sidak, Nanik langsung memerintahkan penutupan dapur tersebut dan memberi tenggat waktu tiga bulan untuk memindahkan dapur MBG ke lokasi yang lebih layak.
Editor : Bayu NR











